- Investasi di bidang tebu ini dinilai cukup menjanjikan karena selain dapat diolah menjadi gula, ampasnya juga masih dapat dimanfaatkan yaitu sebagai bahan baku pembuatan kertas. Pada prinsipnya, Disperindag menurutnya sangat mendukung pembangunan industri di Kalbar. Bahkan, konsep-konsep untuk menuju ke arah itu sudah disusun. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul adanya investasi perkebunan tebu di Kabupaten Sambas. Tebu menjadi salah satu komoditas yang diprogramkan oleh Dinas Perkebunan. Berdasarkan pemantauan Dinas Perkebunan, beberapa waktu lalu, perusahaan telah melakukan penanaman awal kebun bibit tebu seluas seratus hektar di Kabupaten Sambas.
SAMBAS – Rencana masuknya investor perkebunan tebu di Kabupaten Sambas perlu mendapatkan perhatian semua lapisan. Ketua AMKS SM Tsjafioeddin Jepriadi kemarin menegaskan mewujudkan Kalimantan Barat swasembada gula jangan hanya sebuah wacana saja.“Masyarakat jangan diberikan mimpi oleh pemerintah dengan datangnya penanam modal. Karena lahan mana yang akan dikembangkan untuk penanaman tebu di Kabupaten Sambas,” tegasnya. Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tanjunpura ini mengemukakan puluhan tahun lalu di Kecamatan Teluk Keramat sudah ada pabrik mini gula. Menurutnya, belajar dari kegagalan investasi masa lalu apakah penanaman tebu di sana layak.
berarti penanaman tebu dalam luasan yang sangat besar di Kabupaten Sambas. “Sekarang apakah masyarakat mau ikut menanam tebu selain kebun inti perusahaan. Sebab masyarakat sudah bisa hidup dengan karet dan kelapa sawit.